DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Puskesmas Empanang Gencarkan Investigasi Kontak TBC di Desa Keling Panggau
Empanang , Selasa 01 Sep 2026
 
EMPANANG – Puskesmas Empanang terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan penemuan kasus aktif dan pemantauan pengobatan TBC atau investigasi kontak.
Kegiatan yang mengusung tema “TOSS TB (Temui Obati Sampai Sembuh)” tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) melalui kunjungan ke rumah penderita TBC serta keluarga dan masyarakat yang melakukan kontak dengan penderita di Desa Keling Panggau.
Investigasi kontak dilakukan sebagai langkah untuk memantau perkembangan kondisi penderita sekaligus mendeteksi kemungkinan penularan TBC kepada orang-orang di lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh petugas Puskesmas Empanang, Wulandari, S.Farm dan Alfonsa Noning, A.Md.Kep.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan kondisi penderita serta memberikan perhatian terhadap perkembangan kesehatan pasien. Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap orang-orang yang memiliki kontak dengan penderita untuk memastikan tidak terdapat infeksi TBC.
Petugas kesehatan juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi keluarga maupun orang yang memiliki kontak erat dengan penderita. Apabila ditemukan adanya infeksi, penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sehingga risiko penularan lebih lanjut dapat ditekan.
Dari hasil kegiatan, kondisi penderita yang dipantau dilaporkan sudah cukup baik dan sehat. Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap kontak yang dilakukan telah keluar dengan hasil negatif.
Puskesmas Empanang berharap keluarga penderita dapat lebih terbuka dan proaktif dalam upaya pengobatan serta pemeriksaan kesehatan. Dukungan keluarga sangat diperlukan agar penderita mendapatkan penanganan medis secara tepat hingga dinyatakan sembuh.
Melalui kegiatan investigasi kontak TBC secara berkelanjutan, Puskesmas Empanang berkomitmen mendukung percepatan penemuan kasus, pengobatan penderita hingga sembuh, serta memutus mata rantai penularan TBC di masyarakat. (*)