Kadinkes PPKB Bersama Jajaran Kepala Bidang Ikuti FGD Pencegahan dan Penanganan Karhutla 2026
PUTUSSIBAU – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu H. Sudarso, S.Pd., M.M., bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) K. Ellyani Rinyasari, S.Tr.Keb., M.A.P., serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Benidiktus Aphau, S.K.M menghadiri Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pencegahan dan penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026, yang digelar di Gedung Pelayanan Satu Atap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, S.M., dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Hulu Ambrosius Sadau, S.H., M.Si., Kapolres Kapuas Hulu, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kapuas Hulu serta sejumlah undangan terkait lainnya.
FGD ini menjadi wadah koordinasi dan pembahasan bersama antarinstansi dalam menyusun langkah strategis menghadapi potensi karhutla, termasuk upaya pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan saat terjadi bencana hingga langkah mitigasi terhadap berbagai dampak yang ditimbulkan.
Keterlibatan Dinkes PP dan KB menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla, khususnya dalam mengantisipasi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Kondisi karhutla yang dapat menimbulkan asap dan menurunkan kualitas udara berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan kesehatan lainnya.
Melalui koordinasi lintas sektor, Dinkes PP dan KB berkomitmen mendukung langkah pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan, termasuk pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, edukasi mengenai perlindungan diri dari paparan asap serta kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi kemungkinan peningkatan kasus akibat dampak karhutla.
Dengan adanya FGD ini, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin kuat antarsektor sehingga upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten Kapuas Hulu dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif, sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat. (*)