Dinkes.kapuashulu - ODF atau Open Defecation Free adalah kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan.
Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutuskan rantai penularan ini harus dilakukan rekayasa pada akses ini.
ODF itu memastikan bahwa desa/kelurahan ODF (Open Defecation Free) kondisi 100 persen masyarakatnya telah buang air besar di jamban sehat, yaitu mencapai perubahan perilaku kolektif terkait Pilar 1 dari 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Untuk mewujudkan program tersebut, Puskesmas Badau telah melakukan berbagai langkah, yakni
monitoring (STBM) pilar 1, dengan deklarasi desa ODF.
"Hari ini kita melaksanakan kunjungan rumah door to door untuk masyarakat yang masih BABS / OD," ujar dr. Maria, Kepala Puskesmas Badau, Senin (20/7/2020).
Kegiatan tersebut menyasar 9 (sembilan) desa di Kecamatan Badau, diantaranya Desa Sebindang, Seriang, Tajum, Badau, Semuntik, Janting, Kekurak,TSL dan Desa Pulau Majang.
Kegiatan diikuti oleh kepala Puskesmas beserta staff, kades dan perangkat desa, aparat TNI dari Satgas Pamtas RI - Malaysia Yonif 133/Yudha Sakti bersmaa Babinsa.
Kepala Puskesmas berharap, melalui gerakan tersebut, masyarakat akan semakin peduli dengan sanitasi yang sehat.
"Kita terus berupaya bagaimana derajat kesehatan masyarakat terus meningkat, khususnya di kecamatan Badau ini," tuntas dr. Maria. (*)