DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Puskesmas Empanang Lakukan Pemantauan Minum Obat dan Pelacakan Pasien TB di Desa Nanga Kantuk
Empanang , Minggu 08 Nov 2026
 
EMPANANG – Dalam upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC) serta mencegah penularan penyakit di lingkungan keluarga dan masyarakat, Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Pemantauan Menelan Obat (PMO) dan Pelacakan Kasus TBC Mangkir di Desa Nanga Kantuk, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Kamis (6/11/2026).
 
Mengusung tema “TOSS TB (Temukan dan Obati Sampai Sembuh)”, kegiatan ini bertujuan memastikan pasien TBC menjalani pengobatan secara teratur, memantau perkembangan kondisi kesehatan, serta mengidentifikasi kemungkinan penularan kepada anggota keluarga yang tinggal serumah.
 
Kegiatan dilaksanakan oleh petugas kesehatan Puskesmas Empanang, yaitu Alfonsa Noning, A.Md.Kep., dan Wulandari, S.Farm., dengan melibatkan pasien TBC dan anggota keluarga sebagai bagian penting dalam mendukung keberhasilan pengobatan.
 
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan kunjungan langsung ke rumah pasien untuk memantau kepatuhan minum obat, mengevaluasi perkembangan kondisi kesehatan, serta memberikan edukasi mengenai pentingnya menyelesaikan pengobatan TBC sesuai dengan jadwal dan anjuran tenaga kesehatan.
 
Selain pemantauan pengobatan, petugas juga memberikan perhatian terhadap kondisi anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien. Hal ini penting untuk mendukung deteksi dini apabila terdapat gejala TBC serta memastikan anggota keluarga mendapatkan pemeriksaan sesuai indikasi dan prosedur pelayanan kesehatan.
 
Kepatuhan menjalani pengobatan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penyembuhan TBC. Pasien yang menghentikan pengobatan tanpa arahan tenaga kesehatan berisiko mengalami kegagalan pengobatan, kekambuhan, bahkan resistansi obat. Oleh karena itu, dukungan keluarga dan peran Pengawas Menelan Obat (PMO) sangat diperlukan untuk memastikan pasien mengonsumsi obat secara teratur hingga dinyatakan selesai pengobatan.
 
Berdasarkan hasil kunjungan dan pemantauan terhadap tiga pasien, secara umum perkembangan kondisi kesehatan menunjukkan keadaan yang cukup baik. Nafsu makan pasien mulai membaik dan berat badan mengalami peningkatan. Dari ketiga pasien tersebut, satu orang pasien anak baru memulai pengobatan, sedangkan dua pasien lainnya telah memasuki fase lanjutan pengobatan TBC.
 
Puskesmas Empanang berharap melalui kegiatan pemantauan dan pelacakan ini, seluruh pasien dapat menjalani pengobatan secara disiplin hingga tuntas, memperoleh pemulihan kesehatan, serta kembali beraktivitas secara produktif. Keluarga juga diharapkan terus memberikan dukungan dan berperan aktif dalam mengingatkan pasien untuk tidak melewatkan jadwal minum obat maupun pemeriksaan kesehatan.
 
Upaya penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan bersama antara tenaga kesehatan, pasien, keluarga, dan masyarakat. Melalui pendekatan langsung ke rumah pasien, diharapkan kasus TBC yang mengalami putus atau terhentinya pengobatan dapat segera ditindaklanjuti sehingga rantai penularan dapat dicegah.
 
TOSS TB! Temukan dan Obati Sampai Sembuh. Bersama kita hentikan penularan TBC dan wujudkan masyarakat yang lebih sehat. (*)