DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Puskesmas Empanang Berikan Edukasi PHBS dan Kesehatan Reproduksi bagi Siswa SDS Tunas Sejahtera
Empanang, Minggu 08 Nov 2026
 
PUSKESMAS EMPANANG - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran generasi muda tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Pendampingan dan Pembinaan Kesehatan Remaja di SDS Tunas Sejahtera (TS) Bukit Semirah, Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Jumat (7/11/2026).
 
Kegiatan ini mengangkat tema *“Pendidikan Kesehatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Kesehatan Reproduksi Remaja SD”*, dengan sasaran siswa-siswi kelas IV hingga VI. Kegiatan dipandu oleh petugas kesehatan Puskesmas Empanang, Finanda Fhoka, S.K.M., dan diikuti sebanyak 63 siswa, terdiri dari 32 siswa laki-laki dan 31 siswi perempuan.
 
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, edukasi kesehatan, serta sesi tanya jawab interaktif. Materi yang disampaikan mencakup 10 indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah serta edukasi mengenai kesehatan reproduksi bagi anak usia sekolah yang mulai memasuki masa pubertas.
 
Dalam penyampaian materi PHBS, para siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kebiasaan tersebut meliputi mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, menggunakan jamban bersih dan sehat, membuang sampah pada tempatnya, serta melakukan aktivitas fisik secara teratur.
 
Selain pendidikan PHBS, kegiatan ini juga memberikan perhatian terhadap pemahaman kesehatan reproduksi. Para siswa kelas tinggi diberikan pengetahuan mengenai perubahan fisik dan perkembangan tubuh yang terjadi selama masa pubertas sebagai bagian normal dari proses pertumbuhan menuju kedewasaan.
 
Bagi anak perempuan, materi mencakup perubahan fisik seperti pertumbuhan payudara, tumbuhnya rambut halus di area ketiak dan kemaluan, serta menstruasi pertama. Sementara bagi anak laki-laki, dijelaskan mengenai perubahan suara menjadi lebih berat, tumbuhnya jakun dan rambut di beberapa bagian tubuh, serta terjadinya mimpi basah.
 
Melalui edukasi tersebut, siswa diharapkan mampu mengenali perubahan pada tubuhnya, memahami bahwa setiap individu mengalami proses pubertas dengan waktu dan perkembangan yang berbeda, serta menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi dengan benar. Pemahaman ini juga penting agar anak tidak merasa takut, malu, atau bingung ketika mengalami perubahan fisik selama masa pertumbuhan.
 
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, pembinaan dan pendampingan kesehatan remaja di SDS Tunas Sejahtera Bukit Semirah telah terlaksana dengan baik. Melalui metode penyuluhan dan tanya jawab, para siswa mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai 10 indikator PHBS di sekolah serta dasar-dasar kesehatan reproduksi pada masa pubertas.
 
Puskesmas Empanang berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter siswa-siswi yang peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Tidak hanya mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, para siswa juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan, pelopor, serta teladan bagi teman sebaya dan keluarga dalam membudayakan perilaku hidup sehat.
 
Pendidikan kesehatan sejak usia sekolah merupakan investasi penting dalam membangun generasi yang sehat, mandiri, dan berkualitas. Dengan pemahaman yang benar mengenai PHBS dan kesehatan reproduksi, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mampu menjaga kesehatan serta bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
Kenali perubahan tubuh, biasakan hidup bersih dan sehat, serta tumbuh menjadi generasi sehat dan berkualitas. (*)