Puskesmas Mentebah Laksanakan Monitoring dan Evaluasi UKS di SDN 01 Nanga Mentebah
MENTEBAH – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Puskesmas Mentebah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi UKS Sekolah di SDN 01 Nanga Mentebah, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan mengusung tema “Advokasi, Bimbingan Cara Pendaftaran Akun Baru Stratifikasi UKS bagi Operator Sekolah dan Kepala Sekolah” dengan sasaran kepala sekolah dan guru UKS. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Ismail Saputra, S.K.M.
Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk menilai kondisi nyata penerapan program kesehatan di lingkungan sekolah, sekaligus memastikan terpenuhinya standar sekolah sehat yang mencakup aspek kebersihan, keamanan, dan kesehatan lingkungan belajar. Selain itu, monitoring dan evaluasi menjadi dasar dalam melakukan pembinaan, pemetaan, serta menentukan tindak lanjut terhadap pelaksanaan program UKS.
Adapun rangkaian kegiatan meliputi monitoring dan evaluasi UKS, assessment sekolah sehat, serta pendampingan teknis pendaftaran akun baru bagi operator sekolah dan kepala sekolah melalui laman resmi "www.stratifikasiuks.org" (https://www.stratifikasiuks.org/).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan bimbingan mengenai tata cara registrasi akun menggunakan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), pengisian identitas pengguna, pemilihan jenis akun sesuai peran, serta tahapan pendaftaran hingga dapat mengakses dashboard Stratifikasi UKS.
Pendampingan juga mencakup tata cara melengkapi profil pengguna dan profil sekolah, pengisian asesmen mandiri berdasarkan kondisi riil sekolah, serta proses pengiriman hasil asesmen untuk selanjutnya dilakukan verifikasi oleh Puskesmas atau instansi terkait.
Melalui penerapan sistem Stratifikasi UKS, sekolah diharapkan mampu memetakan kondisi dan capaian pelaksanaan program kesehatan secara lebih terukur. Hasil asesmen tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek yang perlu ditingkatkan, baik dari sisi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan lingkungan sekolah sehat, maupun tata kelola UKS.
Puskesmas Mentebah berharap kegiatan advokasi dan pendampingan ini dapat meningkatkan pemahaman serta komitmen kepala sekolah dalam mendukung keberlanjutan program UKS. Sementara itu, operator sekolah diharapkan mampu melakukan registrasi dan pengisian data secara mandiri, tepat, dan akurat sehingga informasi yang tersedia benar-benar mencerminkan kondisi sekolah.
Ketersediaan data stratifikasi yang valid juga diharapkan dapat mempermudah proses pemantauan, pembinaan, dan evaluasi sekaligus mendorong sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan UKS menuju kategori yang lebih baik.
Melalui sinergi antara Puskesmas dan pihak sekolah, penerapan Trias UKS yang meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah sehat diharapkan semakin optimal. Dengan demikian, dapat terwujud lingkungan pendidikan yang bersih, aman, dan sehat guna mendukung tumbuh kembang peserta didik menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (*)