Puskesmas Empanang Pantau Konsumsi Tablet Tambah Darah bagi 59 Remaja Putri di SMPN 01 Empanang
EMPANANG – Puskesmas Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, terus memperkuat upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui kegiatan pemantauan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 01 Empanang pada Kamis (15/10/2026), dengan sasaran sebanyak 59 remaja putri.
Kegiatan ini bertujuan mencegah anemia akibat kekurangan zat besi, sekaligus mendukung pertumbuhan dan perkembangan remaja putri pada masa pubertas. Pada fase ini, kebutuhan zat besi meningkat sehingga pemenuhan nutrisi dan konsumsi TTD sesuai anjuran tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan.
Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Yosephina, A.Md.Gz., dan Yuliana Dewi Mante, S.Tr.Gz., dengan melibatkan staf Puskesmas Empanang serta pihak sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 59 remaja putri mendapatkan tablet tambah darah. Pemantauan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendorong kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD secara teratur sesuai anjuran, sehingga manfaatnya dalam pencegahan anemia dapat tercapai secara optimal.
Anemia pada remaja dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, lemas, kurang bugar, dan pusing. Kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu konsentrasi, kemampuan berpikir, serta prestasi belajar di sekolah. Oleh karena itu, pencegahan anemia sejak usia remaja menjadi langkah penting untuk mendukung kualitas kesehatan dan kesiapan generasi muda di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Empanang berharap para remaja putri semakin memahami pentingnya konsumsi tablet tambah darah, menjaga pola makan bergizi seimbang, serta menerapkan perilaku hidup sehat. Dukungan pihak sekolah juga diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan positif dalam menjaga kesehatan peserta didik.
Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan 5M. Puskesmas Empanang berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi dan pelayanan kesehatan remaja melalui kerja sama dengan sekolah, sebagai upaya mewujudkan remaja putri yang sehat, aktif, dan berprestasi.