DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Puskesmas Seberuang Bagikan Masker, Lindungi Masyarakat dari Paparan Asap
Seberuang , Senin 07 Sep 2026
 
SEBERUANG — Puskesmas Seberuang terus mengambil langkah preventif untuk melindungi kesehatan masyarakat di tengah potensi paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pembagian masker kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Seberuang.
Kegiatan pembagian masker dilaksanakan pada 3 September 2026 di Puskesmas Seberuang, dengan melibatkan seluruh staf Puskesmas Seberuang. Masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Seberuang menjadi sasaran utama dalam kegiatan tersebut.
Mengusung tema “Ayo... Gunakan Masker, Lindungi Diri dan Keluarga dari Asap Karhutla”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembagian masker, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan saluran pernapasan.
Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan polusi udara dan partikel berbahaya yang dapat masuk ke saluran pernapasan. Selain melindungi diri sendiri, penggunaan masker juga merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga dan orang-orang di lingkungan sekitar.
Puskesmas Seberuang berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat, terutama ketika kondisi udara kurang baik akibat polusi maupun kabut asap.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk serta segera memanfaatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan pada saluran pernapasan.
Melalui pembagian masker ini, Puskesmas Seberuang menegaskan bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada menunggu sakit datang. Perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan kesadaran bersama, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menggunakan masker saat berada di lingkungan dengan kualitas udara yang tidak sehat. (*)