Puskesmas Puring Kencana Laksanakan Imunisasi HPV Kejar bagi Siswi SMPN 1 Puring Kencana
PURING KENCANA — Puskesmas Puring Kencana melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dengan pemberian imunisasi Campak Rubella dan Human Papillomavirus (HPV) di SMPN 1 Puring Kencana, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui pelayanan imunisasi anak sekolah untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan, hingga kematian, termasuk Campak Rubella dan kanker leher rahim.
Pelaksanaan BIAS menyasar anak sekolah sesuai kelompok usia dan jenis imunisasi. Imunisasi Campak Rubella diberikan kepada siswa kelas 1, sedangkan imunisasi HPV diberikan kepada siswi kelas 5. Selain itu, kegiatan juga mencakup imunisasi HPV kejar bagi siswi kelas 9 yang belum mendapatkan imunisasi HPV sesuai ketentuan.
Kegiatan di SMPN 1 Puring Kencana tersebut dilaksanakan oleh Rameh, A.Md.Keb., bersama tenaga kesehatan Puskesmas Puring Kencana. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh kepala sekolah atau wali kelas serta orang tua siswa.
Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan memberikan pelayanan imunisasi kepada sasaran yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil pelaksanaan, sasaran di SMPN 1 Puring Kencana telah mendapatkan pelayanan imunisasi dari tenaga kesehatan Puskesmas Puring Kencana.
Khusus untuk pelaksanaan HPV kejar kelas 9, tercatat sebanyak 7 orang siswi menjadi peserta yang mendapatkan pelayanan imunisasi.
Melalui kegiatan BIAS, Puskesmas Puring Kencana berharap seluruh anak sekolah yang menjadi sasaran dapat memperoleh imunisasi sesuai jadwal dan ketentuan. Imunisasi diharapkan dapat memberikan perlindungan sejak dini serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan terlindungi dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Puskesmas Puring Kencana juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus mendukung pelaksanaan program imunisasi sebagai bagian penting dari upaya menjaga kesehatan anak dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.