JONGKONG - Puskesmas Jongkong turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Jongkong dengan memberikan penyuluhan bertema "Fenomena Perilaku Remaja dan Penyalahgunaan NAFZA", Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan edukasi tersebut disampaikan oleh petugas Puskesmas Jongkong, Tomas Pernendi, S.K.M., kepada 94 siswa-siswi baru sebagai upaya memberikan pemahaman sejak dini mengenai perilaku kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAFZA).
Dalam penyampaiannya, Tomas menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat terjadi baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif penyalahgunaan NAFZA yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, hingga masa depan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu mengenali berbagai risiko perilaku menyimpang serta memiliki kesadaran untuk menjauhi pergaulan yang dapat membawa pengaruh buruk. Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik yang sehat, disiplin, dan bertanggung jawab.
Puskesmas Jongkong berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para siswa baru untuk lebih aktif dalam kegiatan positif di sekolah, menjauhi kenakalan remaja dan penyalahgunaan NAFZA, serta tumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme dari para peserta. Sebanyak 94 siswa-siswi baru mengikuti penyuluhan hingga selesai sebagai bagian dari rangkaian MPLS SMAN 1 Jongkong Tahun Ajaran 2026/2027. (*)