dinkes.kapuashulukab.go.id
BUNUT HILIR - Dalam upaya meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil, Puskesmas Bunut Hilir bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan Pelayanan Kesehatan Bergerak di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), khususnya Kawasan Hutan (KH) dan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Tahun 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Desa Teluk Aur, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Teluk Aur, Suratno, Kepala Puskesmas Bunut Hilir Deny Kurniawan, S.K.M., serta perwakilan Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu dari Staf Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Primer Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PSDK).
Pelayanan kesehatan juga diperkuat dengan kehadiran dokter spesialis anak, dr. Mas Agung Ginanjar, M.Sc., Sp.A., dan dokter umum, dr. Samial Huda Rahmati Fitria, yang memberikan pemeriksaan, konsultasi, serta pengobatan kepada masyarakat.
Berbagai layanan diberikan dalam kegiatan ini, antara lain edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui praktik cuci tangan pakai sabun dan demonstrasi menyikat gigi yang benar bagi anak usia sekolah, penyuluhan kesehatan, konsultasi dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak, serta pelayanan pengobatan dan konsultasi oleh dokter umum.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah warga yang memanfaatkan layanan kesehatan. Sebanyak 51 orang mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi dari dokter spesialis anak, sementara 78 orang memperoleh pelayanan pengobatan dan konsultasi dari dokter umum.
Melalui Pelayanan Kesehatan Bergerak DTPK ini, Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu bersama Puskesmas Bunut Hilir terus berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat, terutama yang berada di wilayah terpencil, perbatasan, kawasan hutan, dan komunitas adat terpencil. Diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam mewujudkan masyarakat Kapuas Hulu yang lebih sehat. (*)