DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Laksanakan Pemantauan Menelan Obat dan Pelacakan Kasus TB Mangkir di Dusun Semirah
Empanang , Minggu 28 Jun 2026
 
EMPANANG – Dalam rangka mendukung upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB), Puskesmas Empanang melaksanakan kegiatan Pemantauan Menelan Obat (PMO) dan Pelacakan Kasus TB Mangkir dengan mengusung tema "TOSS TB (Temui Obati Sampai Sembuh)" di rumah penderita TB di Desa Semirah, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penderita TB menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas, memantau perkembangan kondisi kesehatan pasien, serta memastikan anggota keluarga yang tinggal serumah tidak terinfeksi TB. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah aktif dalam menelusuri dan mendampingi pasien yang sempat mangkir dari pengobatan agar kembali patuh mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Pemantauan dilakukan oleh tim Puskesmas Empanang yang terdiri dari dr. Fia Widya Fitri dan Alfonsa Noning, A.Md.Kep. Kegiatan turut dihadiri oleh petugas kesehatan, keluarga penderita, serta pasien TB yang menjadi sasaran pemantauan.
Hasil kegiatan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Dari satu orang penderita TB yang dipantau di Desa Semirah, kondisi kesehatan pasien telah menunjukkan perbaikan yang cukup baik. Nafsu makan meningkat, berat badan bertambah, serta kondisi kesehatan secara umum semakin membaik sebagai hasil dari kepatuhan menjalani pengobatan.
Tim pelaksana berharap penderita TB dapat terus disiplin mengonsumsi obat hingga dinyatakan sembuh, sehingga dapat kembali beraktivitas secara normal dan tetap menjaga pola hidup sehat. Keberhasilan pasien dalam menyelesaikan pengobatan juga diharapkan menjadi motivasi dan contoh bagi penderita TB lainnya untuk tidak putus berobat serta menjalani terapi hingga tuntas.
Melalui kegiatan TOSS TB (Temui Obati Sampai Sembuh), Puskesmas Empanang terus berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan dan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam pencegahan, penemuan kasus, serta keberhasilan pengobatan TB demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas Tuberkulosis. (*)