dinkes.kapuashulukab.go.id
EMBALOH HILIR – Dalam upaya meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil, Puskesmas Embaloh Hilir bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu melaksanakan kegiatan Modifikasi Pelayanan Kesehatan di wilayah Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK), khususnya Kawasan Hutan (KH) dan Komunitas Adat Terpencil (KAT) Tahun 2026 di Desa Lawik, Kecamatan Embaloh Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah melalui instansi terkait dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata hingga menjangkau masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Dari Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu hadir Abu Hendri, S.K.M., selaku Ketua Tim Kerja Fasilitas Kesehatan (Faskes) bersama staf untuk melakukan pendampingan dan memastikan pelayanan berjalan optimal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Embaloh Hilir Nasarudin, S.E., Kepala Desa Lawik Ligan, Kepala Puskesmas Selimbau Dedi Yanto, A.Md.Kep., dokter spesialis penyakit dalam dr. Nunik Fatmawati, Sp.PD., serta dokter umum dr. Uray Muhammad Risky Maulana. Kehadiran tenaga kesehatan lintas profesi ini menjadi wujud sinergi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Berbagai pelayanan kesehatan diberikan kepada masyarakat, mulai dari penyuluhan kesehatan bagi 60 ibu balita dan usia produktif, pelayanan kesehatan untuk 32 anak sekolah, pemeriksaan oleh dokter spesialis penyakit dalam kepada 87 orang, pelayanan dokter umum kepada 17 orang, hingga kunjungan rumah kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan secara langsung.
Selain itu, tim kesehatan juga melaksanakan skrining kesehatan bagi masyarakat usia produktif sebanyak 60 orang, dengan hasil ditemukan 15 orang terdiagnosis hipertensi dan 2 orang terdiagnosis diabetes melitus. Kegiatan skrining ini menjadi langkah penting dalam mendeteksi dini penyakit tidak menular sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Secara keseluruhan, kegiatan Modifikasi Pelayanan Kesehatan DTPK di Desa Lawik berhasil memberikan pelayanan kepada 104 sasaran. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat di wilayah terpencil dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu yang lebih sehat dan sejahtera. (*)