Pendampingan Tim Ahli SpA dan SpOG, Perkuat Pelayanan KIA dan Sistem Rujukan Maternal Neonatal
dinkes.kapuashulukab.go.id
HULU GURUNG – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) melalui kegiatan Pendampingan Tim Ahli Spesialis Anak (SpA) dan Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG) ke Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Hulu Gurung, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, H. Sudarso, S.Pd., M.M., serta dihadiri Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Helena, S.K.M., Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga (Kesga) Lidiwati, S.K.M., Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Selvi Dalia, S.Tr.Keb., Ketua Tim Kesehatan Lingkungan serta Kesehatan Kerja dan Olahraga Suryani, S.Tr.Kes., beserta jajaran staf Bidang Kesehatan Masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan guna mendukung percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di wilayah Kapuas Hulu. Melalui pendampingan langsung oleh dokter spesialis, tenaga kesehatan di puskesmas dan FKTP mendapatkan penguatan kompetensi terkait pelayanan kesehatan ibu dan anak, penanganan kegawatdaruratan, serta sistem rujukan maternal dan neonatal.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan menjadi salah satu kunci utama dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Karenanya, melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan bahwa tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki kemampuan yang memadai dalam mendeteksi risiko sejak dini, menangani kegawatdaruratan, serta melakukan rujukan secara cepat dan tepat. Dengan demikian, keselamatan ibu dan bayi dapat lebih terjamin.
Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan, dan perawat yang tergabung dalam tim Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan terlibat langsung dalam pelayanan KIA. Peserta berasal dari empat puskesmas, yakni Puskesmas Hulu Gurung, Puskesmas Boyan Tanjung, Puskesmas Pengkadan, dan Puskesmas Seberuang, dengan total 12 peserta.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pendampingan teknis dan pembelajaran langsung dari tim ahli terkait pelayanan maternal dan neonatal. Materi yang diberikan mencakup deteksi dini faktor risiko kehamilan, tata laksana kegawatdaruratan maternal dan neonatal, stabilisasi pasien sebelum dirujuk, hingga penguatan koordinasi dalam sistem rujukan berjenjang.
Pendampingan oleh tenaga spesialis menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis dan akses pelayanan kesehatan.
Diharapkan melalui kegiatan ini, tenaga kesehatan semakin percaya diri dan terampil dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, serta mampu mengambil keputusan klinis yang tepat dalam situasi kegawatdaruratan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan pendampingan ini, Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu berharap terwujud peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat pelayanan dasar, sehingga pelayanan KIA dapat semakin berkualitas dan berkontribusi nyata dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Kapuas Hulu. (*)