DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Pemantauan Tumbuh Kembang Balita dan Kelas Ibu Balita di Desa Laja Sandang
Empanang , Rabu 20 May 2026
 
Puskesmas Empanang kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Kunjungan Lapangan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita serta Kelas Ibu Balita pada Selasa, 12 Mei 2026 di Posyandu Melati Putih, Desa Laja Sandang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pentingnya pemantauan pertumbuhan anak dan kewaspadaan terhadap penyakit yang sering muncul saat musim pancaroba.
Kegiatan pemantauan tumbuh kembang balita dipimpin oleh tenaga gizi Yosephina, A.Md.Gz dan Yuliana Dewi Mante, S.Tr.Gz dengan sasaran orang tua bayi dan balita. Sebanyak 32 peserta mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengukuran antropometri, mendampingi kader dalam memploting Buku KMS, serta melakukan pemantauan pertumbuhan bayi dan balita menggunakan grafik pada Buku Kartu Menuju Sehat (KMS). Selain itu, orang tua juga diberikan penyuluhan mengenai konsep gizi seimbang melalui metode praktik langsung menggunakan contoh bahan makanan dan konsep “Isi Piringku”.
Melalui kegiatan ini, petugas kesehatan berharap para orang tua dapat lebih memperhatikan pertumbuhan anak sesuai usia dan memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang guna mendukung tumbuh kembang balita secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa orang tua peserta telah memahami konsep gizi seimbang setelah mendapatkan edukasi secara langsung.
Pada hari yang sama, Puskesmas Empanang juga melaksanakan kegiatan Kelas Ibu Balita dengan tema “Waspada Penyakit di Musim Pancaroba” yang dipandu oleh Yulita, A.Md.Keb. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 ibu bayi dan balita di wilayah binaan Desa Laja Sandang.
Dalam penyuluhan tersebut, para orang tua diberikan edukasi mengenai berbagai penyakit yang sering muncul pada musim pancaroba seperti diare, ISPA, dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Materi yang disampaikan meliputi jenis penyakit, tanda dan gejala, cara penularan, langkah pencegahan, hingga risiko komplikasi yang dapat terjadi pada anak.
Petugas kesehatan juga menekankan pentingnya imunisasi lengkap dan tepat waktu sebagai upaya meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit menular. Selain itu, masyarakat didorong untuk aktif melakukan deteksi dini dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan tanda bahaya agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para orang tua semakin proaktif dalam menjaga kesehatan anak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memahami langkah pencegahan penularan penyakit di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang hadir.