DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
KABUPATEN KAPUAS HULU
 
Dinkes PP dan KB Kapuas Hulu Ikuti Zoom Meeting Kesiapan Sarana dan Prasarana CT Scan RSUD
Putussibau, Rabu 29 Apr 2026
 
PUTUSSIBAU – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti Zoom Meeting pembahasan lanjutan terkait kesiapan sarana dan prasarana alat kesehatan CT Scan di empat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari Aula Dharma Wanita Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau, S.H., M.Si.
Turut hadir Kepala Dinkes PP dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, H. Sudarso, S.Pd., M.M, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan K. Ellyani Rinyasari, S.Tr.Keb., M.A.P, Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau Paulus Miki, S.Farm beserta jajaran terkait.
Pelaksanaan kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Sekretariat Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan bersama Project Management Unit (PMU) Program Strengthening Indonesia's Healthcare Referral Network (SIHREN) ISDB 1070.
Kegiatan daring ini diikuti oleh para pihak terkait dari rumah sakit penerima program, salah satunya RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Pre-Construction Meeting pengadaan alat kesehatan CT Scan, sekaligus bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan prioritas nasional, meliputi penanganan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Dalam surat undangan resmi yang ditandatangani Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, dr. Sunarto, M.Kes, disebutkan bahwa koordinasi lanjutan ini penting dilakukan guna memastikan kesiapan teknis sarana dan prasarana sebelum alat CT Scan dipasang dan dioperasikan.
Agenda pertemuan mencakup arahan dari Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, presentasi progres kesiapan ruangan CT Scan oleh direktur rumah sakit masing-masing, serta diskusi dan pembahasan bersama Technical Working Group (TWG) Kesiapan Sarana dan Prasarana serta Alat Kesehatan PMU SIHREN.
Program SIHREN sendiri merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat jaringan rujukan pelayanan kesehatan di Indonesia, khususnya di daerah, agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas.
Melalui pembahasan ini, diharapkan seluruh rumah sakit yang menjadi sasaran program dapat segera menyelesaikan kesiapan infrastruktur pendukung sehingga pemanfaatan alat CT Scan dapat berjalan optimal demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (*)