PUSKESMAS EMBALOH HULU - Sebagai upaya mendukung keberhasilan pengobatan Tuberkulosis (TBC) dan menekan angka penularan di masyarakat, Puskesmas Embaloh Hulu melaksanakan kegiatan Pemantauan Minum Obat (PMO) TBC pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Desa Tamao dan merupakan bagian dari program pengendalian TBC yang berkesinambungan.
Pemantauan minum obat TBC bertujuan untuk memastikan pasien mengonsumsi obat secara teratur dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan dalam minum obat sangat penting agar pengobatan berjalan optimal, mencegah kekambuhan, serta menghindari terjadinya resistensi obat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pasien dan keluarga agar lebih memahami pentingnya pengobatan TBC secara tuntas.
Kegiatan pemantauan ini dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Puskesmas Embaloh Hulu, yaitu Ns. Mardonius Donny, S.Kep dan Verarinawati H., A.Md.Keb. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan observasi langsung terhadap pasien TBC paru, memberikan pendampingan minum obat, serta menyampaikan penjelasan terkait manfaat, dosis, dan efek samping obat yang mungkin dirasakan selama masa pengobatan.
Kegiatan ini dihadiri oleh 1 orang pasien TBC, 2 orang tenaga kesehatan, serta 1 orang anggota keluarga pasien yang berperan sebagai pendamping. Keterlibatan keluarga diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan membantu mengingatkan pasien agar tetap disiplin dalam menjalani pengobatan hingga selesai.
Berdasarkan hasil kegiatan, tercatat terdapat 1 orang sasaran pasien TBC paru yang telah dilakukan pemantauan minum obat. Pasien menunjukkan sikap kooperatif dan memahami pentingnya menjalani pengobatan secara rutin dan teratur sesuai anjuran petugas kesehatan.
Melalui kegiatan pemantauan minum obat TBC ini, Puskesmas Embaloh Hulu berharap pasien semakin patuh dalam menjalani pengobatan serta memiliki pemahaman yang baik mengenai fungsi dan manfaat obat TBC. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan keberhasilan program pengendalian TBC dan mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan bebas dari penyakit menular. (*)