Pemantauan Depot Air Minum Isi Ulang di Desa Seriang untuk Pastikan Kualitas Air Layak Konsumsi
PUSKESMAS BADAU – Dalam upaya menjaga mutu dan keamanan air minum bagi masyarakat, Puskesmas Badau melaksanakan kegiatan Pemantauan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) pada Tempat Tertentu Usaha (TTU) Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Desa Seriang, Sabtu (8/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan dan pengarahan kepada pemilik depot agar menerapkan standar kebersihan serta keamanan dalam seluruh proses pengolahan dan distribusi air minum isi ulang.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga petugas kesehatan dari Puskesmas Badau, yaitu Fuji Ayu Triastuti, S.Tr.Kes., Hermanudin, A.Md.Kes., dan Maria Flora Mella, A.Md.Kes., yang merupakan tenaga kesehatan lingkungan dan umum. Pemilik depot air minum turut hadir dan berpartisipasi dalam proses pemeriksaan.
Selama pemantauan, petugas menilai sarana dan prasarana pengolahan air, kebersihan lingkungan usaha, proses penyimpanan serta penggunaan alat filtrasi, termasuk penggunaan perlengkapan sanitasi yang menjadi standar kebersihan wajib. Petugas juga menyampaikan edukasi mengenai risiko kesehatan apabila depot tidak menerapkan prosedur yang benar, seperti kontaminasi mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit bawaan air.
Selain itu, pemilik usaha diberi arahan untuk melakukan pengecekan kualitas air secara rutin dan menjaga peralatan tetap higienis guna memastikan air yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.
Pihak Puskesmas Badau menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan potensi penyebaran penyakit melalui air minum. “Harapannya, pemilik DAMIU tetap konsisten menjaga keamanan air minum sehingga masyarakat memperoleh layanan yang berkualitas dan terjamin kesehatannya,” ujar petugas pelaksana.
Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berjalan baik dan mendapat respon positif dari pemilik usaha yang menyambut baik pembinaan yang diberikan. Puskesmas Badau berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan sanitasi lingkungan demi terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi. (*)